Back To New Life (2) : Pancaran Sinar Pilkada (PSP)
Mei 9, 2008
Such with Politic .. begitu kira – kira ungkapan ogut setahun yang lalu sebagai orang yang gagal [lagi] untuk kuliah yang bener di fisipol warmadewa. Mungkin juga ungkapan serupa terjadi bagi beberapa gelintir orang yang kira-kira kalo boleh dibilang gagal dalam ambisi politiknya.
Ogut berusaha ngeliat media promosi dari banyak kandidat calon entah gubernur atau bupati yang ada.. coraknya hampir beragam. Semua lebih mengedepankan kenarsisan. like a friendster. Poto Jijay, slogan murahan plus atribut yang menunjukkan kerapian dan keindonesiaannya. Tambahannya berperang di media -media massa dan menggembar – gemborkan bahwa dirinya adalah orang baik , orang yang mampu mengayomi daerah yang dicita-citakan untuk dipimpinnya selama 5 tahun. sungguh menurut saya sangat menjijikkan… emang kegantengan apa para kandidat pemimpin kita itu sampek-sampek potonya disebar ke seluruh penjuru Indonesia. huekz…
Harus ada ruang kreatif dalam media promosi cetak . Misalkan kalo jaman dahulu di desa-desa disimbolkan bakal calon kepala desa menjadi buah-buahan. Kiranya lucu kalo merujuk kepemilihan pilkada gubernur di Bali . Untuk Mangku pastika disimbolkan pepaya. CBS disimbolkan Kelapa dan Winasa mungkin dengan rambutan. Mungkin akan merubah tampilan jalan-jalan di Bali menjadi penuh dengan buah-buahan. Atau ruang ekspresi lain yang lebih mendidik masyarakat . Seperti Iklan Bacalon gubernur menganjurkan masyarakat untuk tidak melakukan tajen , atau anjuran untuk tidak begadang dimalem hari sehingga didenger bagi kita2 yang insomnia gini ya nggak ….
Hubungan dengan hidup ogut : Pilkada Bikin Jalanan nggak keren buat inspirasi. Seragam. Kehidupan ide design ogut terancam nie…. HELP..HELP… Kembalikan Jalanan di Bali kayak dulu lagiiiiiiii
Entry Filed under: tulisan. .
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
fitria878 | Mei 21, 2008 at 10:45 pm
ogut setujuuu…
bali makin lama makin sumpek, knp ga dari calon-calon itu dulu yang memberikan contoh baik dgn ga sembarang pasang pamflet. ga ada yg salah mgkn dgn peletakannya, tapi klo misalnya ada yg terpana melihat senyum manis mangku pastika dijalan,trus jd ga konsentrasi dan akhirnya menimbulkan kecelakaan lantas, nah siapa donk yang harus bertanggungjawab klo gtu..?
jadi kesimpulannya, mari kita sama2 buat Bali semakin bali (bersih aman lestari indah)..
2.
uncanny | Juni 4, 2008 at 5:32 pm
Uncanny says : I absolutely agree with this !